Thursday, April 13, 2017

Biografi frans kaisiepo pahlawan dari papua- lengkap lohhh

Frans kaisiepo

Frans kaisiepo adalah salah satu pahlawan dari papua. Ia lahir di Wardo, Biak, Papua pada tanggal 10 oktober 1921. Dari pernikahannya dengan Anthomina Arwam memiliki 3 anak yaitu Beatrix Kaisiepo Wanma,  Susana Kaisiepo Manggaprouw dan Manuel Kaisiepo setelah istrinya wafat, ia menikah lagi dengan Maria M.  moerwajuni dari pernikahan keduanya ia dikaruniani 2 anak yaitu Victor Kaisiepo,  dan Anastasia Kaisiepo. Anak dari pasangan alberthina dan albert kaisiepo ini menjadi pahlawan nasional yang mempunyai jasa besar khususnya terhadap kehidupan masyarakat di Papua. Ian menempuh pendidikan di sekolah rakyat pada 1928-1931, LVVS korido pada 1931-1934, sekolah guru normalis di Manokwari pada 1934-1936, bestuur course pada maret-agustus 1945, dan bestuur school/pamong praja pada 1952-1954.

Ia sudah antusias bahkan saat masih berusia belia. Sempat suatu waktu sang pendiri PKII bernama silas papare di tangkap oleh belanda. Ia kemudian bersama beberapa rekan berinisiatif untuk menyatukan wilayah irian agar menjadi bagian dari indonesia. Ia sangat anti dengan pemerintah belanda saat itu. Bahkan ia sempat meminta sang anak bernama markus kaisiepo untuk mengganti nama sekolah dari yang semula di sebut papua bestuurschool menjadi irian bestuurschool.

Menurutnya, nama irian memiliki arti besar terutama kaitannya dengan semangat persatuan masyarakat agar tidak mudah untuk takluk di tangan belanda. Ia dan temannya sangat antusias menjelang presiden soekarno memproklamirkan kemerdekaan indonesia. Beberapa hari menjelang proklamasi, tepatnya pada tanggal 14 agustus 1945, ia dan beberapa temannya memperdengarkan lagu kebangsaan di papua. Ia juga merupakan salah satu dari pahlawan trikora. Ia berjasa di dalam pembentukan partai indonesia merdeka pada 10 juli 1946.

Saat belanda mengadakan koferensi malino di sulawesi selatan pada tahun 1946, ia diutus oleh lukas rumkofen untuk menghadiri koferensi tersebut. Itu merupakan peristiwa penting dalam sejarah hidupnya sebab dalam koferensi tersebut, ia merupakan satu-satunya perwakilan dari irian. Koferensi tersebut membicarakan mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat. Di sana ia menyuarakan aspirasinya agar nama papua diganti menjadi irian, karena ia tidak setuju dengan rencana belanda mengenai pembentukan Republik Indonesia serikat. Dalam bahasa Biak, irian berarti tempat yang panas, selain itu irian merupakan singkatan dari ikut republik anti netherland.

Hanya berselang satu tahun, belanda mencoba melakukan penekanan sehingga perang pun pecah di biak irian. Sikap antinya terhadap belanda ditunjukan saat koferensi meja bunda, frans menolak diangkat sebagai anggota delegasi belanda. Akibatnya ia dihukum dan di asingkan di pulau terpencil cukup lama mulai dari tahun 1954-1961, namun itu tidak menyurutkan semangat nya. Bahkan ia kembali menemukan jati diri dengan menjadi pendiri partai politik irian. Misi utama dari pembentukan partai tersebut adalah agar wilayah nugini bisa bersatu dengan indonesia. Namun, belanda bersikeras bahwa irian termasuk wilayahnya. Tanggal 19 desember 1961, presiden soekarno mengumandakan trikora sebagai upaya membebaskan irian yang dilanjutkandengan operasi militer. Frans pun turun aktif membantu TNI untuk mendarat di irian barat.

Ketika trikora berakhir,pejuangan dilanjutkan melalui jalur diplomasi. Tanggal 1 mei 1963, secara resmi perserikatan bangsa-bangsa menyerahkan irian barat kepada pemerintah RI. Frans kaisiepo diangkat menjadi gubernur yang pertama dan bertugas melaksanakan penentuan pendapat rakyat. Ia menjadi gubernur papua pada tahun 1964-1973. Lalu pada 10 april 1979, frans menghembuskan nafas terakhirnya, kemudian raganya di semyamkan di taman makam pahlawan cendrawasih di biak. Nama frans kaisiepo diabadikan sebagi nama bandara di biak papua dan nama kapal perang korvet kelas sigma milik TNI AL yaitu KRI Frans Kaisiepo. Pada tanggal 19 desember 2016, ia diabadikan dalam uang kertas rupiah baru pada pecahan Rp 10.000-,.

5 comments:

  1. Ralat dari pernikahan dg Anthomina Arwam memiliki 3 anak 1. Beatrix Kaisiepo Wanma 2. SUSANA KAISIEPO MANGGAPROUW 3. MANUEL KAISIEPO setelahistri pertama wafat menikah dg MARIA M.MOERWAJUNI dikaruniai 1 VICTOR KAISIEPO 2 ANASTASIA KAISIEPO

    ReplyDelete
  2. Haloo. Bole tau dapat Sumber-sumbernya dari mana ya.. Saya Anak Biak.

    ReplyDelete